Rabu, 31 Mei 2017

HONEYMOON KE FILIPINA: ITINERARY

Sebelum aku membagikan itinerary honeymoon ke Filipina, aku ingin sedikit bercerita tentang "believe in God". God answers in three ways: He says yes and gives you what you want; He says no and gives you something better; or He says wait and gives you the best. Kita pasti sudah sering melihat quote ini bertebaran di internet dan mungkin menganggapnya angin lalu. Tapi sejak trip ke Filipina ini, quote itu nyata bagiku.

Setelah trip Asia Tenggara (Singapura-Malaysia-Thailand-Kamboja-Vietnam), sasaran terdekat selanjutnya yang lumayan berbeda dengan kelima negara tadi tentu Filipina. Setelah aku dan pacarku (sekarang suamiku) punya pekerjaan masing-masing, kami mulai menabung untuk trip ini (tentu bareng dengan nabung nikah juga).

Singkat cerita kami sudah dapat tiket promo, murah sekali, tidak sampai Rp 1.000.000,- PP. Uang bekal juga sudah siap. Kami berencana pergi berempat, bersama sahabat suamiku di kantor dan pacarnya. Aku pun mulai colek-colek atasan untuk izin cuti.

Tapi tak lama kemudian sahabat suamiku dan pacarnya itu putus. Lagi-lagi ada personil gugur, tak apa, bertiga pun jalan! Tapi ternyata Allah berkehendak lain. Suamiku dan aku tertimpa musibah yang menyebabkan tabungan nikah kami yang sudah setengah jalan amblas. Kami tak mungkin berangkat karena harus semakin mengencangkan ikat pinggang. Sahabat suamiku juga tak jadi berangkat karena tidak mau pergi sendiri. Kami pun merelakan uang tiket yang telah kami bayarkan.

Boro-boro berkhayal ingin honeymoon ke luar negeri, untuk biaya nikah saja jungkir-balik nyarinya. Aku jadi giat menulis untuk media lain dan suamiku tak henti-henti berdoa agar dapat banyak dinas demi mendapat pemasukan tambahan.

Tapi namanya juga manusia, pasti ingin sesuatu yang dimiliki orang lain juga. Di tengah paceklik sesekali aku menyinggung soal honeymoon. "Cit, kita honeymoon-nya nanti nggak usah jauh-jauh, di Bandung aja. Yang penting kamarnya enak, aku pengen ada privat pool-nya," kataku. Tapi setelah browsing, kamar dengan privat pool di Bandung ternyata mahal-mahal, harga per malamnya jutaan rupiah. Skip.

"Cit, kita nggak usah honeymoon mewah-mewah deh. Gimana kalau kita backpackeran aja ke Jogja naik kereta ekonomi? Kita wisata AADC." Waktu itu memang sedang booming film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) 2. Suamiku pun mengiyakan. Sudah lumayan matang aku membuat itinerary honeymoon ke Jogja, tiba-tiba ada promo kamar villa dengan privat pool hanya Rp 800.000,- per malam di Bali. Melihat tabungan kami yang semakin menunjukan titik terang, suamiku menyarankan sebaiknya kami honeymoon ke Bali saja. Masa aku orang Bali, nanti nikah pakai adat Bali, tapi belum pernah ke Bali (technically udah sih, waktu bayi). Ok, mari kita honeymoon mainstream. Cuss beli kupon promo villa untuk tiga malam.

Semakin mendekati hari H, aku semakin getol mematangkan itinerary honeymoon ke Bali. Sedang curi-curi waktu menyusun itinerary di kantor, tiba-tiba temanku, Mas Bembi si kontributor Lambe Turah cabang The East, nyinyir mode on "Honeymoon ke Bali, Git? Ih, masa traveler honeymoon-nya mainstream. Cek tiket ke Philippines tuh, kemarin gue liat lagi ada promo."

Wah, nice info. Aku segera mengecek tanggal-tanggal yang memungkinkan untuk honeymoon dan menemukan tiket PP CGK-NAIA sekitar Rp 1.500.000,-. Memang tidak semurah tiket yang dulu pernah ku beli. Tapi setelah "kejadian" beberapa low cost airlines yang akhirnya membuat kebijakan harga maskapai murah ini diatur ulang, what can you expect? Nggak akan ada lagi tiket Jakarta-Singapura Rp 60.000,- doang.

Setelah berkomunikasi dengan suamiku, akhirnya kami memutuskan untuk membeli tiket ke Filipina itu. Kupon villa di Bali bisa digunakan untuk liburan akhir tahun,  kebetulan suamiku harus menghabiskan jatah cuti kalau tidak mau cutinya hangus. Semahal-mahalnya tiket ke Bali akhir tahun, nggak akan semahal tiket ke Filipina, jadi kesempatan ini tak boleh kami lewatkan. Lagi pula ini adalah perjalanan yang kami tunggu-tunggu sejak lama. Soal bekal di Filipina nanti, kami hanya berdoa semoga angpao nikah bisa meng-cover.

Tapi kemudian Allah benar-benar menunjukan kuasanya. Sering dengar kan katanya kalau orang mau nikah rezekinya dari mana-mana? Dulu aku sering berpikir "Ya iya sih pasti ada rezekinya, tapi kan harus ada perhitungannya juga." Kami menentukan bulan pernikahan pun bukan berdasarkan bulan baik, tapi berdasarkan perhitungan rasional di mana di bulan itu lah tabungan kami berdua sudah cukup untuk membuat resepsi pernikahan. Ketika di tengah jalan tabungan kami amblas sementara semua sudah di-DP, tak ada logika untuk menjelaskan bagaimana kami bisa melunasinya.

Mungkin hari ini Tuhan mengambil semua yang kita punya, tapi bisa jadi besok Ia mengembalikannya lagi, bahkan berlipat-lipat lebih banyak. Kami tak hanya bisa melunasi sisa pembayaran resepsi pernikahan dan segala perintilan tambahan yang tidak terencana sebelumnya. Selain tiket ke Filipina sudah di tangan, uang bekal pun sudah tersedia. Kami tidak menyentuh angpao sedikit pun sampai kami pulang dari honeymoon.

Percaya pada Tuhanmu, berprasangka baiklah padaNya, dan terus berusaha.

Tuhanku pun menjawab dengan: "Wait and I'll give you the best." Mungkin jalan-jalan ke luar negeri dengan pacar itu seru, tapi jalan-jalan ke luar negeri dengan suami adalah yang terbaik. Udah halal TJUY! Mau apa juga bebas xD

Wow, panjang juga ya ternyata. But hope you'll get an insight from my story :)

--

Ok, back to business. Di bawah ini adalah itinerary yang aku janjikan. Yang namanya perencanaan biasanya akan ada perubahan di jalan. Aku akan beri catatan untuk perubahan-perubahan yang ada.


GENERAL ITINERARY

Day
Date
Location
00.00-06.00
06.00-12.00
12.00-18.00
18.00-24.00
1
21/11/16
Manila
Arriving Manila, praying
Drop baggage to hostel, touch up, breakfast; sight seeing to Rizal Park and City Hall
Lunch and praying; sight seeing Intramuros (Fort Santiago, Manila Chatedral, San Agustin Church); go to SM Mall of Asia (shopping)
Dinner at Wet Market (behind SM Mall of Asia); go back to hostel, check in, praying, and sleep
2
22/11/16
Manila
Get shower, praying
Tidy up, breakfast; go to American Cemetery and Memorial, then National Museum
Lunch and praying; sight seeing Malacanang Palace, then Malate Church; early dinner at Manila Baywalk
Go to Philippine Sports Stadium (support Indonesia soccer team); go back to hostel, praying, and sleep
3
23/11/16
Manila-Anilao
Get shower, praying
Tidy up, breakfast, go to Batangas/Anilao
Check in hostel, diving
Enjoy Anilao at night
4
24/11/16
Anilao-Puerto Galera
Get shower, praying
Tidy up, breakfast, go to Puerto Galera
Check in hostel, enjoy Puerto Galera Beaches (Sabang, Small La Laguna, and Big Laguna) *sunset please
Enjoy Puerto Galera at night
5
25/11/16
Puerto Galera-Makati-Airport
Get shower, praying
Tidy up, breakfast, go to Makati
Strolling Makati (Greenbelt area)
Take taxi to airport, go back to Indonesia

Hari pertama overall lancar, berjalan sesuai rencana.

Sedikit catatan saja untuk yang muslim, karena di Filipina muslim adalah minoritas jadi cukup sulit untuk menemukan masjid atau mushola. Untuk sholat subuh pasti aman karena masih di hostel, untuk jama' Maghrib dan Isya juga aman bisa tarik ke malam setelah sampai hostel. Yang rawan adalah Dzuhur dan Ashar karena kemungkinan dua waktu sholat ini kita masih di luar. Jadi kalau ketemu masjid atau mushola atau tempat apa saja yang memungkinkan untuk sholat segera jama' dua waktu sholat itu. Kita bisa mencari posisi masjid lewat gmaps, tapi kemudian kita harus peka mencarinya langsung. Jangan bayangkan masjid di sana besar dan megah seperti di Indonesia, masjid di Filipina posisinya nyempil, hampir tak terlihat.

Salah satu masjid di Kota Manila. Bangunannya menyatu dengan toko daging.
Nah bagi kita yang mayoritas di negeri sendiri, sekali-sekali main lah ke negara yang di sana kepercayaan kita adalah minoritas. Biar bisa merasakan segimana kita butuh toleransi dari yang mayoritas.

Suasana di depan Philippines Sports Stadium sesaat sebelum pertandingan Indonesia vs Filipina Piala AFF 2017
Hari kedua kami mencoret agenda ke American Cemetery and Memorial karena terlalu jauh. Kami juga mencoret agenda ke Malate Church dan Manila Baywalk karena ternyata waktunya tidak cukup jika kami tidak ingin terlambat nonton AFF 2016 Indonesia vs Filipina di Philippines Sports Stadium yang jauuuuuuuuuuhhhhhhhhhhh banget itu. Mendukung Timnas Garuda memang jadi agenda utama kami honeymoon ke Filipina. Jadi kalau nanti kalian ke sana tidak ada agenda nonton bola, seharusnya semua yang diagendakan di itinerary ini bisa tercapai.

Hari ketiga kami tidak jadi diving karena kami sampai di Batangas sudah siang. Instruktur diving tidak menganjurkan melakukan diving di siang hari karena visibility atau jarak pandangnya kurang baik. Akhirnya kami baru diving besok pagi dan hari itu kami hanya leyeh-leyeh di hostel.

Otomatis karena kami baru diving di hari keempat, jadwal kami sampai di Puerto Galera mundur. Kami baru sampai sekitar Maghrib. Rencana jalan-jalan ke pantai kami geser esok pagi kemudian langsung kembali ke Manila.

Nah, di hari kelima ini ada sesuatu di luar dugaan yang membuat semua rencana jadi berantakan dan kami harus menambah hari di Filipina. Nanti akan ku ceritakan khusus ya.


INTERCITY TRANSPORT


No
From
Destination
Detail
Departure Time
Arriving Time
Price
Type
Online Booking
Contact
1
Manila
Anilao Port
Take a CALABARZON sign bus, get off at the final stop. Take a jeepney.
every 30 minutes from 06.00
10.00
180 PHP + 35 PHP
BUS + Jeepney
No
http://www.thepoortraveler.net/2014/02/anilao-batangas-sombrero-island-tour-guide-directions/#
http://www.lakwatsero.com/destinations/travel-guide-anilao-mabini-batangas/
2
Anilao
Puerto Galera/ White Beach
Take a jeepney to Batangas Pier. From Batangas Pier*, ride a boat to White Beach**.
07.30 - 16.00

280 PHP
FERRY
No
3
White Beach
Batangas Pier

9.00
10.30
270 PHP
FERRY
No
4
Batangas
Buendia/ Manila
Batangas Pier Terminal
11.00
14.00
167 PHP
BUS
No
http://www.jam.com.ph/jam_liner_bus_schedule.html
*
Upon arrival in Batangas pier, go to Terminal 3 and find the ticket booth of the ferry going to Puerto Galera. At Batangas Pier, passengers are required to pay the Terminal Fee worth 30 pesos per person and the Environmental User Fee for tourists going to Puerto Galera worth 50 pesos per person.
**
Puerto Galera has 4 major points of entry, namely, Sabang Pier, Muelle Pier, Balatero Pier and White Beach

Jeepney: Ikon Negara Filipina. Awalnya merupakan peninggalan pasukan Amerika semasa Perang Dunia II yang kemudian dimodifikasi menjadi angkutan umum.
Semua sama ya. Hanya ada penambahan karena kami perlu menambah hari di Filipina. Semoga kalian tidak perlu melakukan penambahan ini.


CITY TRANSPORT

No
City
Destination
By
Available Time
Time
Fares
Direct








1
Manila (Day 1)
Airport-hostel (Leez Inn)
Airport Taxi/Yellow Taxi (10 km)

24 min
250 PHP

2

Hostel-Rizal Park
Walk via Gen Luna St. (2,2 km)

27 min


3

Rizal Park-City Hall
Walk via Parde Burgos Ave (900 m)

11 min


4

City Hall-Intramuros
Walk via Parde Burgos Ave and General Luna St. (1,3 km)

16 min










5

Intramuros-SM Mall of Asia
Walk to United Nations (1,5 km)

20 min





Take LRT Line 1 (Baclaran), stop at EDSA
Every 6 min
13 min
20 PHP
v



Walk to EDSA Taft Avenue Bus Station

3 min





Take bus SM Fairview-Mall of Asia via Commonwealth, stop at SM Mall of Asia

10 min
*20 PHP
v




Total Time
46 min










6

Wet Market (SM Mall of Asia)-hostel
Take bus at SM Mall of Asia Bus Stop (SM Fairview-Mall of Asia via Commonwealth), stop at Taft Avenue

11 min
*20 PHP
v



Walk to EDSA

3 min





Take LRT Line 1 (Roosevelt), stop at Quirino
Every 5 min
8 min
15 PHP
v



Walk to hostel (800 m)

10 min






Total Time
32 min










1
(Manila Day 2)
Hostel-American Cemetery and Memorial
Taxi (10,3 km)

70 min
**315 PHP

2

American Cemetery and Memorial-National Museum
Taxi via Ayala Ave (12,2 km)

100 min
**375 PHP

3

National Museum-Malacanang Palace
Walk via C-1 (2,7 km)

34 min










4

Malacanang Palace-Malate Church
Walk to Central Terminal Station (2,4 km)

30 min





Take LRT Line 1 (Baclaran), stop at Quirino

6 min
15 PHP
v



Walk to Malate Church (900 m)

11 min






Total Time
47 min


5

Malate Church-Manila Baywalk
Walk (1,2 km)

16 min


6

Manila Baywalk-Philippine Sports Stadium
Taxi (30,6 km)

110 min
**750 PHP

7

Philippine Sports Stadium-hostel
Taxi (31,9 km)

80 min
**750 PHP









1
Makati (Day 5)
Buenida Station-Ayala Museum (Greenbelt Area)
Take MRT Line 3 (North Avenue), stop at Ayala Center Station
Every 7 min
1 min
13 PHP
v



Walk to Ayala Museum/Greenbelt Park (1,1 km)

15 min






Total Time
16 min










2

Greenbelt-airport
Walk to Ayala Center Station (1,5 km)

20 min





Take MRT Line 3 (North Avenue), stop at Taft Ave
Every 7 min
6 min
13 PHP
v



Walk to airport (2,5 km)

29 min






Total Time
55 min





or







Airport Taxi (Yellow Taxi)

22 min
250 PHP

*Bus fare estimation take the highest fare of LRT
**Taxi fare estimation (comparing to airport taxi fare estimation, consider to distance and time
Note: Transportation in Anilao & Puerto Galera by foot or traditional cab (jeepney/tricycle). Budget estimation per day 250 PHP (take the airport taxi fare estimation)

Nah, untuk transportasi di Kota Manila tidak perlu pusing. Sudah ada transportasi online, sebut saja Gr*b, yang siap mengantar kita ke mana-mana dengan harga bersahabat. Jadi nggak kepake lah catatan-catatan transportasi umum yang sudah aku buat itu. Tapi jangan coba-coba seperti aku dan suami yang ke mana-mana jalan kaki ya. Memang sih jarak hostel ke Rizal Park, kemudian ke City Hall, dan ke Intramuros kelihatannya dekat, tidak sampai 3 KM dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Paling 1 koma sekian atau 2 koma sekian kilo. Tapi kalau ditotal dengan muter-muternya kan jadi puluhan kilo juga. Kaki kami sampai lecet-lecet. Pokoknya jangan coba-coba deh, naik Gr*b aja ya! #dutagr*b #gr*brekrutaku

Sementara untuk di Batangas dan Puerto Galera transportasinya masih tradisional, yaitu tricycle. Tidak perlu takut digetok harga seperti tuk-tuk di Bangkok. Tricycle di sini harganya sudah standar kok, dijamin tidak mahal. Oh ya, Tricycle di sini tidak seperti becak di Indonesia yang kalau sudah kita sewa ya hanya akan mengantar kita. Selama ada kursi kosong, supir akan menaikan penumpang di jalan yang memiliki tujuan searah. Kapasitas Tricycle adalah tiga penumpang. Dua di dalam kap dan satu dibonceng di motor. Kita akan dikenakan tarif per penumpang. Bagaimana jika tidak ada penumpang lagi selain kita? Tidak perlu takut tarif jadi mahal kok. Mau satu orang atau penuh, kita akan tetap dikenakan tarif yang sama sesuai jarak.



HOSTEL

No
Name
Address
Room Type
Price
Night
Total
Facilities
AC/ Fan
Toilet
Hot Shower
Wifi
Pick up
Breakfast
Additional
1
Leez Inn
Nakpil Street corner Angel Linao Street, Malate, Manila, Filipina
Superior
IDR 345K
2
IDR 690K
AC
Priv
v
v
-
v
Tea and coffee
2
Anilao Scuba Dive Center Resort
San Jose, Mabini, Anilao, Batangas, Filipina
Small Room
IDR 255K
1
IDR 255K
AC
Priv
v
v

v
free bottled water; check in 02.00 pm / check out 12.00 pm
3
Villa De Pico Highland Beach Resort
Palangan Puerto Galera, 5203 Puerto Galera, Filipina
Standard Double
IDR 415K
1
IDR 415K
AC
Priv
v
v

v
toiletries; check in 02.00 pm / check out 12.00 pm

Untuk penginapan berhubung kami sedang honeymoon jadi kami tidak ambil kamar yang benar-benar budget hostel. Tapi nggak yang mahal-mahal juga, harus masih di bawah Rp 500.000,- untuk kamar double (honeymoon nggak mungkin ambil dormitory dong) dan minimal nyaman lah ya, kan atraksi utamanya di hostel, LOL. Jadi sebenarnya kalau mau lebih irit, budget hostel ini masih sangat bisa ditekan. Kecuali yang di Batangas ya, karena di sana wisatanya adalah menyelam yang mana itu adalah wisata mahal, jadi kamarnya mahal-mahal juga. Kamar yang kami ambil itu adalah yang termurah di Batangas.

Overall semua hostel yang kami pilih itu recommended. Ada satu hostel lagi yang kami pakai karena kami menambah hari di Filipina. Untuk review akomodasi nanti akan aku buat terpisah. Sabar yaw :3



MEALS

Day
Date
Location
Breakfast
Location
Lunch
Location
Dinner
1
21/11/16
Around hostel/Rizal Park
100 PHP
Around Intramuros
100 PHP
Wet Market
250 PHP
2
22/11/16
Hostel
0
Around National Museum
100 PHP
Manila Baywalk
200 PHP
3
23/11/16
Hostel
0
Anilao
150 PHP
Anilao
150 PHP
4
24/11/16
Hostel
0
Puerto Galera
150 PHP
Puerto Galera
150 PHP
5
25/11/16
Hostel
0
Makati
200 PHP
Airport
PHP 200
*rata2 1x makan di foodcourt Filipina PHP 100-200

No.
Nama
Deskripsi
1
Kare-kare
buntut sapi kuah kacang
Halal/Aman
2
Halo-halo
ice cream dan buah-buahan
3
Arroz Caldo
sup kental dengan potongan ayam dan bumbu jahe
4
Bangus
ikan bandeng bakar
5
Mitsado
daging sapi rebus
6
Kinilau
seafood mentah diasinkan dengan cuka
7
Kanin
nasi putih
8
Binatong
jagung pipil dengan kelapa dan gula
9
Kwek-kwek/tokneneng
telur bebek/ayam dibalut tepung
10
Banana-que
sate pisang goreng
11
Isaw/Esaw
sate usus ayam
12
Taho
minuman hangat tahu sutra
13
Bagaibay/bihod
telur ikan
14
Inihau na Panga
rahang ikan tuna
15
Kakanins (dessert Filipina)/bibingka/puto
kue beras
16
Chicken Inasal
ayam bakar bumbu sereh
17
Kamaro
tumis jangkrik
18
Pinakbet
sajian sayuran
19
Kuhol Sagata
bekicot
1
Inihau
sate daging atau seafood
Hati-hati
2
Adobo
bumbu kecap, cuka, bawang putih, lada
3
Caldereta
rebusan daging plus kacang polong dan paprika
4
Tinola
stew potongan daging dan ikan bumbu jahe dan bawang
5
Paella
nasi daging dan sayuran
6
Kalderetang
daging bumbu tomat, cuka, dan merica
7
Sinigang
sup tradisional Filipina
1
Balut
embrio bebek (kuliner ekstrim)
Haram
2
Menudo
daging babi dengan sayur
3
Pancit Kanton
mi bihun daging babi
4
Lechon
babi panggang
5
Betamax
darah ayam beku
6
Dinuguan
kaldu darah babi
7
Pritong Palaka
kodok goreng
8
Bicol express
babi pedas

Untuk makanan, tabel di atas adalah perkiraan budgetnya. Rata-rata sih budget segitu lebih dari cukup untuk satu kali makan per orang. Kecuali di wet market, ternyata uang yang kami habiskan untuk makan adalah dua kali lipat dari perkiraan.

Seperti biasa kalau jalan-jalan ke luar negeri aku pasti riset makanan khasnya dan mengklasifikasikannya menjadi kategori aman, hati-hati, dan haram. Tujuannya sih agar di sana nanti kita sudah langsung tahu mana saja yang haram dan bisa mencicip aneka makanan khas lainnya yang aman, karena ini kan sedang di negara orang, kalau mau nanya-nanya sama penjualnya takut ada kendala bahasa yang bisa bikin kita miscom. 

Tapi walaupun sudah mengklasifikasikannya seperti itu, ternyata prakteknya tidak semudah yang dibayangkan. Misalnya saja kita ingin makan kalderatang yang daging sapi tapi itu dijual di warung yang juga menjual masakan dengan daging babi. Kan kita nggak tahu apakah dia masaknya dipisah, apakah peralatan masaknya dibedakan, apakah penyimpanannya dipisah. Akhirnya kami kesulitan juga untuk mencoba kuliner khas Filipina.

Ujung-ujungnya yang kami makan adalah ayam lagi ayam lagi. Walaupun ayam dan daging merah di Filipina juga nggak dijamin ya kehalalannya. Kan yang halal harus disembelih dengan nama Allah. Yang paling aman memang seafood, tapi tidak banyak juga pilihan makanan seafood di sana. Jadi kalau aku dan suami sih prinsipnya selama bukan babi dan tidak dijual bersama dengan babi ya bismillah aja lah.

Oh ya, sedikit cerita tentang ayam goreng di Filipina. Jadi tampaknya style masakan ayam goreng di sana seragam. Nggak di warung, nggak di Jollibee (fastfood-nya Filipina), nggak di KFC, semua penyajiannya sama. Ayam goreng tepung disajikan dengan nasi dan saus jamur. Kita nggak akan nemu saus tomat atau saus sambal di  Jollibee dan KFC, kalau di warung-warung sih biasanya masih ada. Semua rasanya enak banget! Kecuali yang di KFC, saus jamurnya kurang enak. Ya itu lah makanan yang hampir setiap hari kami makan di Filipina.

Untuk cemal-cemil juga tidak banyak pilihan. Paling usus atau cumi goreng yang dicelup cuka. Jadi kesimpulannya Filipina bukan termasuk negara untuk wisata kuliner.

Eh tapi ada satu makanan yang berkesan sih. Bubur tapi topping dagingnya bukan ayam melainkan kalkun, namanya Lugaw. Harus coba!


SIGHTSEEING

Location

To-Visit Places



Name
Enterance Fee
Optional Fare
Note
Open
Close


MANILA
Enjoy Manila
Rizal Park
Free


09.00
21.00
Everyday

City Hall
Free


08.00
17.00
Mon-Fri

Intramuros
75 PHP


13.00
15.00
Mon

08.00
12.00
Mon-Fri
13.00
15.00
Mon-Fri
SM Mall of Asia



10.00
22.00
Everyday

American Cemetery and Memorial
Free


09.00
17.00
Everyday

National Museum
Free


10.00
17.00
Tue-Sun

Malacanang Palace
50 PHP

Smart casual dress code
09.00
12.00
Mon-Fri
http://malacanang.gov.ph/about/schedule/
Need reservation at least 14 days before
13.00
15.00
Mon-Fri
http://malacanang.gov.ph/reservations/
Malate Church







Manila at night
Manila Baywalk







Wet Market







Timnas' supporter
Philippine Sport Stadium
200-700 PHP






BATANGAS (ANILAO)
Recommend
Diving/snorkeling

2200 PHP
Discover scuba diving 3 hours from Anilao Scuba Dive Center Resort




PUERTO GALERA
Recommend
Sabang, Small La Laguna, and Big Laguna







MAKATI
Recommend
Greenbelt area








Untuk tiket masuk tempat wisata semua sesuai karena setiap objek wisata di Manila memiliki website yang dikelola dengan baik. Tertera lengkap harga tiket masuk dan waktu operasionalnya. Yang sedikit meleset adalah biaya diving di Batangas. Dari website resort/hostelnya harga untuk scuba diving adalah 2.200 PHP, tapi ternyata setelah sampai di sana harganya adalah 2.500 PHP. Ya mungkin websitenya belum diupdate.

Terus alhamdulilah ya rezeki anak sholeh, dapet tiket gratis nonton AFF dari temen sekantor di NET yang tugas liputan ke sana. Padahal tadinya kami sudah niat mau beli tiket paling mahal. Ya sudah jauh-jauh ke Filipina masa mau nonton AFF dari kursi paling jauh, kan sayang. Tapi sssttt, ada sedikit tips nih kalau-kalau kalian mau nonton bola di Filipina. Berhubung animo masyarakat Filipina pada sepakbola sangat rendah, jadi bisa dipastikan stadion sepi. Nah kalian beli aja tiket paling murah, nanti di dalam stadion bisa pindah-pindah kok. Kursi VIP-nya aja kosong, dudukin aja xD


ALL BUDGETING

Day
Date
Location
Transport
Meals
Sightseeing
Elses
Total
Intercity
City
Fix Places
Item
Price
Local Currency
Rupiah
1
21/11/16
Bandung (IDR)




Primajasa bus for 2 people @100K
200000
200000
 Rp        200.000


Jakarta (IDR)




Airport tax 2 people @150K IDR
300000
300000
 Rp     300.000


Manila (PHP)

400
900
150
Manila map
180
1630
 Rp        489.000







2 sim card Globe Travel 7 @500PHP
1000
1000
 Rp        300.000
2
22/11/16
Manila (PHP)

2205
600
1500


4305
 Rp    1.291.500
3
23/11/16
Anilao (PHP)
430
250
600
4400


5680
 Rp    1.704.000
4
24/11/16
Puerto Galera (PHP)
560
250
600



1410
 Rp        423.000
5
25/11/16
Makati (PHP)
334
302
800

Airport tax 2 people @750 PHP
1500
2936
 Rp        880.800


Jakarta (IDR)




Damri bus for 2 people @50K
100000
100000
 Rp        100.000









Total
 Rp    5.688.300
*1 PHP =
300

A (daily expenses + accomodation)
   1.350.000

 Rp    7.038.300
B (A + flight tickets)
   3.400.000

 Rp  10.438.300
C (B + budget shopping)
   1.000.000
or 3500 PHP
 Rp  11.438.300
D (C + emergency money)
   1.000.000
(500K IDR & 1750 PHP)
 Rp  12.438.300

Need Pesos to carry
         22.211
PHP
Need Rupias to carry
   1.100.000
IDR

Usahakan selalu membuat rencana budget jika akan backpackeran agar kita tahu berapa banyak uang yang perlu disiapkan, jadi nggak loss gitu aja pengeluarannya atau malah kekurangan uang di perjalanan.

Kalau kita bepergian ke beberapa negara dengan mata uang berbeda seperti saat aku keliling Asia Tenggara dulu, ini juga  berguna agar kita bisa memperkirakan berapa banyak masing-masing mata uang lokal yang harus ditukar. Jangan sampai terlalu banyak menukar mata uang juga karena kita akan rugi dua kali (saat membeli dan saat menjual).

Jika kita bepergian ke beberapa negara seperti itu, bawalah uang cadangan dalam bentuk USD karena USD diterima dimana-mana. Namun jika hanya pergi ke satu negara seperti aku ke Filipina kali ini, uang cadangan disimpan dalam bentuk mata uang setempat saja (Peso).

Tapi ternyata ketersediaan Peso di money changer Bandung tidak sebanyak itu. Jangankan untuk uang cadangan, untuk meng-cover kebutuhan harian di sana saja kami tidak mendapat cukup Peso. Padahal sudah tiga money changer kami datangi. Akhirnya kami juga membeli USD dan menukarkannya di Filipina.

Oh ya, pastikan Peso yang kalian tukar adalah pecahan baru yang masih berlaku di Filipina. Pengalamanku, ternyata Peso yang aku tukar dari Bandung itu banyak yang sudah tidak laku. Untungnya uang tersebut masih bisa ditukar di bank hingga akhir 2016.


Nah, selain uang cadangan yang dibawa dalam bentuk cash, bawa juga kartu debit (yang tentu ada isinya ya). Pastikan kartu debit itu dapat digunakan di negara tujuan. Akan lebih baik lagi jika kita juga membawa kartu kredit.


REAL EXPENSES

Day
Date
Location
Account
 Pesos
 Rupias

20/11/2016
Indonesia
Tiket Bus Bandung-Cengkareng 2 @115K

 Rp     230.000
Makan di Old Town Coffee ber2

 Rp     169.900
1
21/11/2016
Manila
Paket internet Globe Travel 7
 ₱        500
 Rp     150.000
Grab bandara-hostel
 ₱        219
 Rp        65.700
Tol
 ₱          20
 Rp          6.000
Deposit hostel 1.500 PHP (tapi nanti pas check out akan dikembalikan)


Sarapan ayam goreng 2 @65 PHP
 ₱        130
 Rp        39.000
Jajan minum di Sevel
 ₱          40
 Rp        12.000
Masuk Intramuros 2 @75 PHP
 ₱        150
 Rp        45.000
Makan siang bubur (Lugaw)
 ₱          20
 Rp          6.000
Jajan usus goreng 4 @5 PHP
 ₱          20
 Rp          6.000
Jajan gorengan cumi 5 @1 PHP
 ₱            5
 Rp          1.500
Tricycle ke City Hall
 ₱          80
 Rp        24.000
Beli obat mata (tetiba mata perih gitu di sana)
 ₱      78,5
 Rp        23.550
Beli air mineral 2L plus jajan-jajan snack
 ₱        151
 Rp        45.300
Grab ke SM Mall
 ₱        210
 Rp        63.000
Taxi ke Macapagal Wet Market
 ₱        100
 Rp        30.000
Beli kepiting (dapet 2 besar-besar)
 ₱        550
 Rp     165.000
Ongkos masak 2 masakan kepiting
 ₱        514
 Rp     154.200
Grab pulang ke hostel
 ₱        118
 Rp        35.400
2
22/11/2016
Manila
Beli air mineral 500ml 2 @13,5 PHP
 ₱          27
 Rp          8.100
Grab ke National Museum
 ₱        114
 Rp        34.200
Jajan siang (gorengan)
 ₱        132
 Rp        39.600
Grab ke Malacanang
 ₱          92
 Rp        27.600
Tiket masuk Malacanang 2 @50 PHP
 ₱        100
 Rp        30.000
Beli air mineral 1L
 ₱          30
 Rp          9.000
Jajan minum Cloud 9
 ₱          27
 Rp          8.100
Beli roti buat ganjel perut suami
 ₱          14
 Rp          4.200
Grab ke stadion
 ₱        488
 Rp     146.400
Tol
 ₱          45
 Rp        13.500
Ayam goreng+nasi di stadion
 ₱          30
 Rp          9.000
Air minum 2 @20 PHP
 ₱          40
 Rp        12.000
Kebab pita
 ₱          80
 Rp        24.000
Ramnyun instant di Makati
 ₱          65
 Rp        19.500
Grab Makati-hostel (dari stadion ke Makati nebeng bus KBRI)
 ₱        151
 Rp        45.300
3
23/11/2016
Batangas
Grab ke Buendia
 ₱        139
 Rp        41.700
Air minum 2 @15 PHP
 ₱          30
 Rp          9.000
Bus Buendia-Batangas 2 @168 PHP
 ₱        336
 Rp     100.800
Toilet di terminal Batangas
 ₱            5
 Rp          1.500
Jeepney Batangas-Mabini 2 @37 PHP
 ₱          74
 Rp        22.200
Tricycle ke hostel
 ₱          40
 Rp        12.000
Makan siang adobo dll di hostel 2 @150 PHP
 ₱        300
 Rp        90.000
4
23/11/2016
Batangas-Puerto Galera
Diving 2 @2.500 PHP
 ₱    5.000
 Rp  1.500.000
Tricycle ke crossing 50 PHP
 ₱          50
 Rp        15.000
Jeepney ke BSU 2 @30 PHP
 ₱          60
 Rp        18.000
Makan ayam di BSU 2 @40 PHP
 ₱          80
 Rp        24.000
Air mineral 1L
 ₱          25
 Rp          7.500
Tricycle ke pelabuhan
 ₱          40
 Rp        12.000
Jajan gorengan cumi 6 @5 PHP
 ₱          30
 Rp          9.000
Tiket round trip Batangas Pier-Muelle Pier 2 @460 PHP
 ₱        920
 Rp     276.000
Terminal fee 2 @30 PHP
 ₱          60
 Rp        18.000
Kena palak porter preman
 ₱          80
 Rp        24.000
Beli mie cup instant
 ₱          55
 Rp        16.500
Environment fee 2 @50 PHP
 ₱        100
 Rp        30.000
Beli tas buat bawa oleh-oleh
 ₱        200
 Rp        60.000
Tricycle ke hostel
 ₱          50
 Rp        15.000
Makan malam di café:


Fish and chips
 ₱        250
 Rp        75.000
Beef goulaz
 ₱        250
 Rp        75.000
Jus nanas
 ₱          45
 Rp        13.500
Jus 4 Seasons
 ₱          45
 Rp        13.500
Jajan ayam crispy
 ₱          44
 Rp        13.200
Air mineral 1L 2 @23 PHP
 ₱          46
 Rp        13.800
Tricycle balik ke hostel
 ₱          50
 Rp        15.000
5
24/11/2016
Puerto Galera-Calapan
Tricycle ke White Beach
 ₱        150
 Rp        45.000
Tricycle wara-wiri cari boat
 ₱        300
 Rp        90.000
Boat nekad
 ₱    2.000
 Rp     600.000
Jeepney ke Calapan 2 @80 PHP
 ₱        160
 Rp        48.000
Hostel di Calapan
 ₱        840
 Rp     252.000
Makan di Jollibee ber2
 ₱        164
 Rp        49.200
Dessert manggo pie dan manggo Sunday @30 PHP
 ₱          60
 Rp        18.000
Air mineral 2L
 ₱          30
 Rp          9.000
6
25/11/2016
Calapan-Manila
Tricycle ke pelabuhan
 ₱          20
 Rp          6.000
Tiket Ferry Fastcat Bussiness Class 2 @300 PHP
 ₱        600
 Rp     180.000
Terminal fee 2 @20 PHP
 ₱          40
 Rp        12.000
Bus ke Buendia 2 @167 PHP
 ₱        334
 Rp     100.200
Makan siang di KFC ber2
 ₱        210
 Rp        63.000
Grab ke bandara
 ₱        162
 Rp        48.600
Tol
 ₱          20
 Rp          6.000
Ngopi ber2 di bandara
 ₱        225
 Rp        67.500
Makan Jollibee ber2 di bandara
 ₱        190
 Rp        57.000
Beli air mineral
 ₱          20
 Rp          6.000
Beli pembalut
 ₱          60
 Rp        18.000
7
25/11/2016
Singapura-Indonesia
Sarapan Subway ber2 di Changi Airport Singapore 11 SGD

 Rp     104.500
Damri Bandara Soeta-Cibinong 2 @55K

 Rp     110.000



TOTAL

 Rp  6.113.250
*yang di blok merah adalah pengeluaran yang tidak seharusnya ada jika semua lancar

 Rp  1.374.200
TOTAL JIKA SEMUA SESUAI RENCANA

 Rp  4.739.050

Nah, ini adalah pengeluaran real kami. Over Rp 424.950,- (Rp 5.688.300 - Rp 6.113.250) karena hal tak terduga itu yang menyebabkan kami menambah hari. Itu belum termasuk tiket pesawat pulang yang harus kami beli lagi karena pesawat pulang sebelumnya hangus, yang harganya muahaaaalll sekali, yang tidak mau aku ingat-ingat nominalnya daripada sakit hati. Ya hikmahnya sih akhirnya uang cadangan yang kami siapkan terpakai, hahaha. Memang di situ lah gunanya uang cadangan dan membawa kartu debit maupun kredit. Tapi cukup sekali ini aja deh, besok-besok jangan lagi T_T

Kalau semua sesuai rencana, pengeluaran kami sebenarnya hanya Rp 4.739.050,-. Lebih sedikit Rp 949.250,- (Rp 5.688.300 - Rp 4.739.050) dari rencana awal. Beberapa hal yang kerasa banget bikin irit sehingga pengeluaran kami bisa di bawah budget (kalau perjalanan mulus) pertama adalah menyiasati penggunaan simcard. Jadi di sana akhirnya kami hanya membeli satu simcard lokal yang digunakan di HP-ku. Nah, supaya suami juga dapat internet ya di-tethering saja. Kami hanya menggunakannya untuk whatsapp dan video call mengabari keluarga di Indonesia, buka maps, pesan Grab, dan sesekali upload meskipun kuotanya unlimited. Kalau lagi liburan aku memang mengusakan untuk tidak terlalu memerhatikan gadget. Cara ini antara aku rekomendasikan dan tidak sih, karena HP kita kan akan tethering terus seharian, waktu itu sih HP-ku jadi panas. Tapi alhamdulilah sampai sekarang HP-ku masih baik-baik aja. Sebenarnya kalau kita cuek sih nggak usah terus-terusan dapat akses internet juga gpp kan. Jadi nggak harus selalu tethering, satu HP saja yang ada koneksi internet sudah cukup. Cuma waktu itu aku dan suami sama-sama takut ada urusan kantor yang penting mengingat kami cuti cukup lama.

Kedua, ternyata sekarang udah ngggak ada airport tax yang ditarik di bandara ya? Saking udah lama banget nggak ke luar negeri jadi nggak tahu xD

Oh ya, total dari rincian budget ini untuk dua orang ya, namanya juga honeymoon. Nah, kalau kalian ingin melakukan perjalanan yang sama tapi hanya menghitung diri sendiri, kasarnya total budget ini tinggal dibagi dua saja. Semoga bermanfaat ;)